REVIEW
JURNAL
MATA
KULIAH : PSIKOLOGI PENDIDIKAN
DOSEN
PENGAMPU : Astaman,MA
DISUSUN
OLEH :
EGA
SEMESTER II
PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS
TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
ISNSTITUT AGAMA
ISLAM (IAI)
SULTAN MUHAMMAD
SYAFIUDDIN SAMBAS
TAHUN AKADEMIK
2017/2018
Review Jurnal
|
Judul
|
Dimensi Etis Terhadap Budaya Makan Dan Dampaknya Pada Masyarakat
|
|
Jurnal
|
MAKARA,
SOSIAL HUMANIORA
|
|
Volume & Halaman
|
VOL. 8, NO. 2,: 65-70
|
|
Tahun
|
2004
|
|
Penulis
|
V. Irmayanti Meliono-Budianto
|
|
Reviewer
|
Ega
|
|
Tanggal
|
11 Mei 2018
|
|
Tujuan Penelitian
|
Pertama
mengungkapkan adanya dimensi etis dalam budaya makan yang berdampak pada
munculnya masyarakat konsumtif, dan teknologi. Kedua, menemukan adanya pola
hubungan antara perilaku makan suatu masyarakat dengan perilaku budayanya
Sedang kegunaan dalam penelitian ini, pertama untuk memahami bahwa masyarakat
luas sebagai masyarakat penyantap makanan memiliki hak (hak untuk mendapatkan
makanan baik, hak untuk mendapatkan informasi tentang proses produksi
makanan, hak untuk hidup sehat) serta memiliki kewajiban (menjaga lingkungan,
menghargai makanan yang baik dan sehat, menghargai perilaku budaya makan yang
baik–tidak konsumtif).
|
|
Subjek Penelitian
|
Bagian TI AMIK Sigma Palembang.
|
|
Metode Penelitian
|
Penelitian
ini bersifat interdisipliner, artinya dalam mengolah data dan menganalisis
akan digunakan beberapa metode atau pendekatan, dari bidang antropologi
budaya, dan filsafat.
|
|
Definisi Operasional Variabel Dependen
|
Tata Kelola TI, merupkan
struktur dan proses yang saling berhubungan serta mengarahkan dan
mengendalikan prusahaan melalui nilai tambah dan penyeimbangan antara resiko
dan manfaat dari teknologi serta prosesnya.
|
|
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
|
Menggunakan kerangka kerja COBIT yang mempunyai 34
proses TI dikelompokkan dalam 4 domain pengelolaan.
|
|
Definisi Operasional Variabel Independen
|
Perencanaan Tata Kelola
Teknologi Informasi, merupakan struktur hubungan dan proses untuk
mengarahkan dan mengendalikan organisasi mencapai tujuan.
|
|
Hasil Penelitian
|
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perilaku makan
seseorang berkaitan dengan dimensi etis
dalam melihat tentang “yang baik” dan “buruk” pada
proses pembuatan dan pemasaran makanan dan berdampak pada
munculnya masyarakat konsumtif.diharapkan, Usulan
tata kelola TI ini juga dapat menghasilkan KGI, KPI dan usulan kebijakan
lainya. Efisensi dan efektifitas kinerja TI sebagai pendukung layanan Sistem
Informasi Akademik
|
|
Kekuatan Penelitian
|
·
Banyak
melibatkan Unsur Birokrasi
·
Melakukan
Evaluasi terus-menerus
|
|
Kelemahan Penelitian
|
·
Menggunakan
durasi waktu yang terlalu lama
|
Review Jurnal
|
Judul
|
Kepercayaan
Diri Dan Prestasi Atlet Tae Kwon Do
Daerah Istimewa Yogyakarta
|
|
Jurnal
|
Jurnal
Psikologi Universitas Diponegoro
|
|
Volume & Halaman
|
Vol.3 No. 1 : 55-62
|
|
Tahun
|
2006
|
|
Penulis
|
Fitri Yulianto, H. Fuad Nashori
|
|
Reviewer
|
Ega
|
|
Tanggal
|
21 Mei 2018
|
|
Tujuan Penelitian
|
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan
diri dengan prestasi atlet Tae Kwon Do DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta).
|
|
Subjek Penelitian
|
Subyek dalam penelitian ini adalah atlet Tae Kwon Do yang menempati
juara satu, dua, dan tiga dalam kejuaraan daerah Tae Kwon Do DIY yang
diadakan di Auditorium UPN Yogyakarta.
|
|
Metode Penelitian
|
Metode analisis data dilakukan dalam penelitian ini menggunakan
fasilitas program SPSS versi 11 for windows.
|
|
Definisi Operasional Variabel Dependen
|
Kepercayaan diri dan Prestasi Atlet. Rasa percaya diri (self
confidence) erat kaitannya dengan falsafah pemenuhan diri (self
fulfilling prophecy) dan keyakinan diri (self efficacy).
|
|
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
|
Untuk
mengatasi kesulitan pengukuran prestasi atlet Tae Kwon Do tersebut di atas,
penelitian ini menggunakan peringkat masing-masing atlet sebagai pencerminan
variabel prestasi karena peringkat mencerminkan tingkatan mutu permainannya.
Penentuan peringkat masing-masing atlet dilihat dari pencapaian prestasi
tertinggi atlet itu sendiri, dalam hal ini peringkat kesatu, kedua, dan
ketiga.
|
|
Definisi Operasional Variabel Independen
|
Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan
antara kepercayaan diri dengan prestasi atlet Tae Kwon Do DIY. Semakin tinggi
kepercayaan diri semakin tinggi pula prestasi yang dicapai.
|
|
Hasil Penelitian
|
Untuk
menguji hubungan antara kepercayaan diri dengan prestasi atlet, peneliti
menggunakan analisis chi-square. Analisis statistik menggunakan bantuan
program SPSS 11 for Windows. Hasil analisis menunjukkan koefisien chi-square
sebesar 23,847 dengan p < 0.01. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi
”ada hubungan positif antara kepercayaan diri dengan prestasi atlet Tae Kwon
Do” diterima.
|
|
Kekuatan Penelitian
|
Adanya
hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri terhadap prestasi atlet Tae
Kwon Do dengan prestasi atlet
|
|
Kelemahan Penelitian
|
Kurangnya
variabel-variabel psikologis yang lain yang ikut mempengaruhi prestasi atlit,
seperti kecemasan, ambisi, motivasi dan lain-lain.
|
Review Jurnal
|
Judul
|
Pendidikan Multikultural Dalam Buku Pelajaran Bahasa Indonesia
Non-BSE Untuk Siswa SMP Di Surakarta
|
|
Jurnal
|
Juranal
Pendidikan Bahasa Dan Sastra
|
|
Volume & Halaman
|
Vol 1, No 1: Hal 12-26
|
|
Tahun
|
2013
|
|
Penulis
|
Joko
Purwanto, Sarwaji Suwandi, Nugrahani Eko Wardhani
|
|
Reviewer
|
Ega
|
|
Tanggal
|
25 Mei 2018
|
|
Tujuan Penelitian
|
Menjelaskan pendidikan multikultural dalam buku
pelajaran Bahasa Indonesia Non-BSE tingkat SMP, dan mendekskipsikan dan
menjelaskan kualitas muatan pendidikan multikultural dalam buku pelajaran
Bahasa Indonesia Non-BSE tingkat SMP.
|
|
Subjek Penelitian
|
Buku pelajaran Bahasa Indonesia Non-BSE untuk siswa
SMP di kota Surakarta, dan Informan yaitu para penulis buku yang dianalisis.
|
|
Metode Penelitian
|
Dekskriptif Kualitatif.
|
|
Definisi Operasional Variabel Dependen
|
Diharapkan mampu membantu
sikap siswa dalam menghargai kebudayaan-kebudayaan dalam masyarakat.
|
|
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
|
Teknik pengumpulan data menggunakan analisis konten,
angket, dan wawancara mendalam
|
|
Definisi Operasional Variabel Independen
|
Terapi perilaku program Home Base merupakan terapi
Da
Dalam konsep yang telah di sepakati pengetahuan
tentang adanya berbagai keragaman baik etnis, suku, budaya, bahasa, bahkan
agama namun prakteknya dilapangan belum memberikan dampak yang signifikan.
|
|
Hasil Penelitian
|
Muatan pendidikan
multikultural dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia Non-BSE yang dianalisis
belum sepenuhnya memuat demensi-dimensi pendidikan multikultural dan Kualitas
muatan pendidikan multikultural belum sepenuhnya memadai
|
|
Kekuatan Penelitian
|
·
Mengembangkan
Pendidikan Multikultural yang menjadi budaya indonesia
|
|
Kelemahan Penelitian
|
·
Muatan Pendidikan
belum sepenuhnya diintegrasikan
|
Review Jurnal
|
Judul
|
Penanaman
Nilai-Nilai Karakter Siswa SMK Salafiyah Prodi TKJ Kajen Margoyoso Pati Jawa
Tengah
|
|
Jurnal
|
Jurnal
Pendidikan Vokasi
|
|
Volume & Halaman
|
Vol 3, Nomor 2: Hal 138-152
|
|
Tahun
|
2013
|
|
Penulis
|
Putu
Sudira
|
|
Reviewer
|
Ega
|
|
Tanggal
|
27 Mei 2015
|
|
Tujuan Penelitian
|
Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui: nilai-nilai karakter, proses penanaman, faktor pendukung
dan penghambat dalam penanaman nilai-nilai karakter siswa SMK Salafiyah Kajen.
|
|
Subjek Penelitian
|
Siswa SMK Salafiyah Kajen.
|
|
Metode Penelitian
|
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
fenomenologi.
|
|
Definisi Operasional Variabel Dependen
|
SMK Salafiyah mempunyai
SDM yang memadai, siswa SMK Salafiyah mayoritas di pondok pesantren, adanya
sinergitas antara lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat
|
|
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
|
Analisis data dilakukan
menggunakan analisis interaktif model Miles & Huberman.
|
|
Definisi Operasional Variabel Independen
|
Pendidikan kejuruan bertujuan untuk menghasilkan
manusia yang produktif, yakni manusia kerja, bukan manusia beban bagi
keluarga, masyarakat dan bangsanya. Manusia menjadi manusia karena bekerja.
Bekerja adalah sebuah tindakan, sebuah actus, untuk menyatakan
kemandirian.
|
|
Hasil Penelitian
|
Hasil penelitian
menunjukkan (1) Nilai-nilai yang ditanamkan di SMK Salafiyah adalah
nilai-nilai karakter Islam berbasis pondok pesantren; (2) Proses penanaman
nilai-nilai pendidikan karakter di SMK Salafiyah melalui konteks mikro dan
konteks makro. Konteks mikro: integrasi nilai karakter dengan setiap mata
pelajaran dan muatan lokal, budaya sekolah, dan kegiatan pengembangan diri.
|
|
Kekuatan Penelitian
|
·
Banyak
melibatkan peranan Siswa Dalam Pengembangan pendidikan karakter
|
|
Kelemahan Penelitian
|
·
terbatasnya sarana dan prasarana, perbedaan pemahaman, belum adanya
satu pondok pesantren, apatisme masyarakat terhadap SMK berbasis pondok
pesantren.
|
Review Jurnal
|
Judul
|
Peningkatan Kualitas Prosedur Dan Evaluasi Olahraga Unggulan Propinsi
Kalimantan Timur
|
|
Jurnal
|
Jurnal
Olahraga Prestasi
|
|
Volume & Halaman
|
Volume 5,
No. 1: Hal.1-18
|
|
Tahun
|
2009
|
|
Penulis
|
Rumpis Agus Sudarko
|
|
Reviewer
|
Ega
|
|
Tanggal
|
30 Mei 2018
|
|
Tujuan Penelitian
|
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembinaan olahraga yang
menjadi prioritas sebagai olahraga unggulan daerah Propinsi Kalimantan
Tirnur, dan mengungkap hal yang terkait dengan peningkatan kualitas prosedur
dan evaluasi olahraga unggulan daerah.
|
|
Subjek Penelitian
|
Subyek
yang digunakan adalah dua cabang olahraga urutan pertama dan kedua dari
olahraga unggulan kaltim.
|
|
Metode Penelitian
|
Penelitian ini termasuk penelitian Tindakan Olahraga. Populasi yang
digunakan adalah cabang olahraga di daerah Kaltim.
|
|
Definisi Operasional Variabel Dependen
|
Olahraga
prestasi dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan potensi
oalahragawan dalam rangka meningkatkan harkat dan martabat bangsa.
|
|
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
|
Dalam
penelitian ini dilakukan 3 sikius. Pada siklus pertama dilakukan Identifikasi
pemetaan olahraga unggulan daerah. Dalam siklus pertama ini dilakukan dengan
alur perencanaan, observasi, evaluasirefleksi
|
|
Definisi Operasional Variabel Independen
|
Terapi
perilaku program Home Base merupakan terapi Untuk pelaksanaan proses
pembinaan dan pelatihan Untuk perlaksanaan pembinaan perlu dilakukan secara
teratur, terstruktur dan terprogram.
|
|
Hasil Penelitian
|
Hasil penelitian menunjukkan bahwa urutan olahraga unggulan propinsi kalimantan
timur Gulat, 2). Panjat tebing, 3). Pencak silat, 4). Squash, 5). Aero sport,
6). Sepatu roda, 7). Panahan, 8). Bina raga, 9). Menembak, 10). Wushu,
Anggar, 12). Kempo, 13). Atletik, 14). Taekwondo, 15). Catur. Penjaringan
atlet pada cabang gulat dan panjat tebing belum sepenuhnya dimulai sejak usia
dini.
|
|
Kekuatan Penelitian
|
·
Meningkatkan
prestasi atlet terkusus pembinaan pada dua cabang olahraga tertentu.
|
|
Kelemahan Penelitian
|
·
Masih
membatasi pada kelompok umur tertentu
|
REVIEW
JURNAL
MATA
KULIAH : PSIKOLOGI PENDIDIKAN
DOSEN
PENGAMPU : Astaman,MA
DISUSUN
OLEH :
SA’ARI
SEMESTER II
PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS
TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
ISNSTITUT AGAMA
ISLAM (IAI)
SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN
SAMBAS
TAHUN AKADEMIK
2017/2018
Review Jurnal
|
Judul
|
Dengan
Motivasi Kerja Dan Keinginan
Untuk
Pensiun Dini
|
|
Jurnal
|
Jurnal
Buletin Studi Ekonomi
|
|
Volume & Halaman
|
Vol. 18, No. 2: Hal
183-190
|
|
Tahun
|
2013
|
|
Penulis
|
Putu Yeni Haryani
|
|
Reviewer
|
Sa’ari
|
|
Tanggal
|
1 Juni 2018
|
|
Tujuan Penelitian
|
untuk
mengetahui korelasi antara pengembangan karir dengan motivasi kerja dan minat
pensiun dini.
|
|
Subjek Penelitian
|
Menggunakan
120 sampel karyawan, data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner.
|
|
Metode Penelitian
|
Penelitian
ini menggunakan pendekatan uantitatif dengan pendekatan statistik untuk
menjawab pertanyaan sekaligus menguji hipotesis. Populasi penelitian adalah
karyawan pada Bank.
|
|
Definisi Operasional Variabel Dependen
|
Minat
pensiun dini pada dasarnya sama dengan keinginan berpindahnya karyawan dari
satu tempat kerja ke tempat kerja lainnya. Pendapat tersebut menunjukkan
minat pensiun dini.
|
|
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
|
Hasil Uji
hipotesis dengan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan
menggunakan software Amos.
|
|
Definisi Operasional Variabel Independen
|
Implikasi
penelitian ini adalah, organisasi melaksanakan sistem pengembangan karir yang
lebih transparan dengan memberikan hak yang sama kepada karyawan dalam
pengembangan karir.
|
|
Hasil Penelitian
|
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir berpengaruh positif
signifikan terhadap motivasi kerja dan berpengaruh negatif signifikan
terhadap minat pensiun dini. Selanjutnya motivasi kerja berpengaruh negatif
signifikan terhadap minat pensiun dini.
|
|
Kekuatan Penelitian
|
·
Banyak
melibatkan Pensiunan
|
|
Kelemahan Penelitian
|
·
Tahap
penelitian memerlukan waktu yang cukup lama.
|
Review Jurnal
|
Judul
|
Pengembangan Karir Dan Self-Efficacy Terhadap Kinerja Karyawan
Pada Pt. Matahari Department Store Manado Town Square.
|
|
Jurnal
|
Jurnal
EMBA
|
|
Volume & Halaman
|
Vol.1 No.4: Hal. 906-916
|
|
Tahun
|
2013
|
|
Penulis
|
Regina Gledy Kaseger
|
|
Reviewer
|
Sa’ari
|
|
Tanggal
|
2 Mei 2018
|
|
Tujuan Penelitian
|
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : Pengaruh
pengembangan karir dan self-efficacy secara bersamaan terhadap kinerja
karyawan PT. Matahari DepartmentStore Manado Town Square, Pengaruh
pengembangan karir terhadap kinerja karyawan PT. Matahari DepartmentStore
Manado Town Square. Pengaruh self-efficacy terhadap kinerja
karyawan PT. Matahari DepartmentStore Manado Square.
|
|
Subjek Penelitian
|
Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda.
Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling, sebanyak 50 orang.
|
|
Metode Penelitian
|
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian
asosiatif.
|
|
Definisi Operasional Variabel Dependen
|
Data penelitian ini diperoleh dengan cara angket,
yaitu dengan cara membagikan pernyataan kepada responden untuk memperoleh
informasi yang berkaitan dengan variabel-variabel penelitian yaitu variabel
pengembangan karir, self-efficacy, dan kinerja karyawan.
|
|
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
|
Melakukan penilaian terhadap anak autis (kemampuan
perilaku, okupasi dan wicara) dengan isntrumen penelitian melalui keluarga.
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur variabel dependen yaitu alat tes,
observasi dan wawancara
|
|
Definisi Operasional Variabel Independen
|
Kinerja adalah sebagai proses dimana manajer
memastikan bahwa aktivitas-aktivitas karyawan dan keluarannya sama dengan
sasaran-sasaran organisasi.
|
|
Hasil Penelitian
|
Hasil penelitian diperoleh bahwa pengembangan karir
dan self-efficacy secara bersamaberpengaruhsignifikan terhadap kinerja
karyawan
|
|
Kekuatan Penelitian
|
·
Banyak
melibatkan karyawanpada umumnya
·
Melakukan
Evaluasi terus-menerus
|
|
Kelemahan Penelitian
|
·
Tahap-tahap
penelitian tidak dijelaskan secara struktur dan detail
|
Review Jurnal
|
Judul
|
Persepsi Terhadap Pengembangan Karir Pada Staf Karyawan Pt. Bina Busana
Internusa.
|
|
Jurnal
|
Jurnal Psikologi
|
|
Volume & Halaman
|
Volume 8 Nomor 2: Hal 59-66
|
|
Tahun
|
2010
|
|
Penulis
|
Agustinus
Ery Setya Pradana
|
|
Reviewer
|
Sa’ari
|
|
Tanggal
|
3 Juni 2018
|
|
Tujuan Penelitian
|
Peningkatan kualitas sumber daya manusia, perusahaan
akan memberikan penghargaan untuk karyawan yang berprestasi; seperti kenaikan
gaji, bonus, dan juga promosi jabatan/posisi.
|
|
Subjek Penelitian
|
Dari 200 responden penelitian, usia res-ponden
dibagi menjadi 3 kelompok: yaitu dewasa awal, dewasa madya, dan dewasa akhir.
Pada grafik 1 responden yang tergolong dalam dewasa awal berjumlah 172
responden (86%), dewasa madya berjumlah 28 responden (14%), dan tidak ada
responden di dewasa akhir yang terlihat.
|
|
Metode Penelitian
|
penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif,
yaitu penelitian yang datanya dikumpulkan dan disajikan dalam bentuk
angka-angka. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
deskriptif.
|
|
Definisi Operasional Variabel Dependen
|
Karakteristik sampel yang diambil yaitu staf
karyawan dengan status pegawai tetap, dan bekerja di PT Bina Busana
Internusa.
|
|
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
|
Karakteristik sampel yang diambil yaitu staf
karyawan dengan status pegawai tetap, dan bekerja di PT Bina Busana
Internusa.
|
|
Definisi Operasional Variabel Independen
|
Karakteristik sampel yang diambil yaitu staf
karyawan dengan status pegawai tetap, dan bekerja di PT Bina Busana
Internusa. Perusahaan terletak di Kawasan Industri Pulo Gadung dengan
populasi staf karyawan tetap adalah 332. Jumlah sampel yang dijadikan
responden adalah 181 orang, terdiri dari staf karyawan di tiap departemen
pada perusahaan tersebut. Namun untuk menghindari kurang produk-tifnya dari
hasil penelitian ini maka responden yang dipilih menjadi 200 orang..
|
|
Hasil Penelitian
|
penelitian ini me-miliki persepsi positif terhadap
pengembangan karir. Responden dalam kelompok usia dewasa awal lebih banyak
mempersepsikan negatif terhadap pe-ngembangan karir.
|
|
Kekuatan Penelitian
|
·
Melibatkan
karyawan prusahaan terkait
|
|
Kelemahan Penelitian
|
·
Menggunakan
durasi waktu yang terlalu lama
·
Memerlikan
banyak analisis
|
Review Jurnal
|
Judul
|
Instrumen
Strategi Multiteknik Mental AtletUsia 11-13 Tahun
|
|
Jurnal
|
Jurnal
Iptek Olahraga
|
|
Volume & Halaman
|
VOL. 14, No. 3: Hal
268-287.
|
|
Tahun
|
2012
|
|
Penulis
|
Yusup
Hidayat dan Sukadivanto
|
|
Reviewer
|
Sa’ari
|
|
Tanggal
|
4 Juni 2018
|
|
Tujuan Penelitian
|
Penelitia
bertujuan untuk menentukan struktur faktor skala strategimultiteknik mental
olahraga dalam hubungannya dengan motivasi olahraga, kepercayaan diri, dan
penampilan olahraga berdasarkan jenis kelamin.
|
|
Subjek Penelitian
|
Penelitiandilaksanakan
terhadap 1044 atlet usia 11-13 tahun (482 atlet pada studi 1 (286 patera dan
196 puteri) dan 552 atlet pada studi 2 (306 putera dan 216 puteri) yang
berasal dari 8 Kota/Kabupaten di Jawa Barat dan tersebar di 12 cabang
olahraga perorangan
dan beregu.
|
|
Metode Penelitian
|
Sampel
dipilih dan ditentukan dengan menggunakanpurposive-stratified proporsional
random sampling.
|
|
Definisi Operasional Variabel Dependen
|
Instrumen
dikembangkan dalam bentuk skala menggunakan model skala Likert, adaempat
jenis skala yang digunakan, yaitu: (1) Skala strategi multiteknik mental
olahaga untuk Atlet Anak Usia 11-13 tahun,
|
|
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
|
Data
dikumpulkan dalam dua tahap dengan menggunakan skala strategimultiteknik
mental olahaga untuk anak usia 11-13 tahun (SSMMO-AA11-13), skala motivasi
olahraga, skala kepercayaan diri, dan skala penampilan olahraga. Analisis
data dilakukan dengan menggunakan analisis faktor konfirmatori dengan bantuan
Program AMOS 16.
|
|
Definisi Operasional Variabel Independen
|
Kriteria
inklusivitas sampel terdiriatas (1) atlet anak-anak usia 11-13 tahun; (2)
jenis kelamin putera atau puteri; (3) telah latihan di klub, sekolah, atau
diklat olahraga minimal satu tahun. Sampel berjumlah 482 atlet (286 atlet
anak putera (59,37% dan 196 atlet anak puteri 40,63%) yang berasal dari
delapan Kota dan Kabupaten yang ada di Jawa Barat dan 12 cabang olahraga
individual dan beregu.
|
|
Hasil Penelitian
|
Hasil
analisis menunjukkan: (1) semua model skala, subskala,dimensi, dan indikator
fit marjinal, kecuali model penampilan olahraga fit secara keseluruhan; dan
(2) model teoretis persamaan struktural kurang sesuai dengan
kondisi
empiris (fit marjinal), namun secara keseluruhan strategi multiteknik
penetapan tujuan, self-talk, dan imajeri mental memberikan kontribusi
positif terhadap aspek mental motivasi olahraga, kepercayaan diri, dan
penampilan olahraga.
|
|
Kekuatan Penelitian
|
·
Melibatkan
banyak atlet termasuk atlet prestasi dan berpengalaman
|
|
Kelemahan Penelitian
|
·
Menggunakan
durasi waktu yang terlalu lama
·
Memerlukan
banyak analisis
|
Review Jurnal
|
Judul
|
A Person-centered Approach to Studying the Linkages among Parent–Child
Differences in Cultural Orientation, Supportive Parenting, and Adolescent
Depressive Symptoms in Chinese American Families.
|
|
Jurnal
|
Journal
Youth Adolescence
|
|
Volume
& Halaman
|
Vol. 37,
Hal. 36-49
|
|
Tahun
|
2008
|
|
Penulis
|
Scott R.
Weaver & Su Yeong Kim
|
|
Reviewer
|
Sa’ari
|
|
Tanggal
|
5 Juni
2018
|
|
Tujuan
Penelitian
|
Tujuan
utama dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik
bagaimana orientasi budaya Tionghoa, orang tua imigran dan anak-anak mereka
dapat berinteraksi untuk menghasilkan peningkatan gejala depresi di kalangan
remaja melalui lingkungan pengasuhan yang kurang mendukung.
|
|
Subjek
Penelitian
|
Subjek
penelitian ini adalah 451 keluarga Amerika Cina yang berada di California
Utara berpartisipasi di penelitian masa sekarang. Remaja (53,8% perempuan)
berusia rata-rata 13 tahun (SD = 0,73) pada gelombang pertama dan 17,05 tahun
(SD = 0.80) pada gelombang kedua. Anak-anak remaja yang terutama (75%)
kelahiran US. Kebanyakan orang tua (87% dari ayah, 90% dari ibu) yang
kelahiran asing. Rata-rata usia pada saat imigrasi adalah 30,45 tahun (SD =
10.03) untuk ayah dan 28,30 tahun (SD = 8.80) untuk ibu. Lama waktu di AS
rata-rata 17,46 tahun (SD = 9.73) untuk ayah dan 15,74 tahun (SD = 8.36)
untuk para ibu. Mayoritas dari kedua ayah (63,1%) dan ibu (68,4%) melaporkan
mencapai sekolah tinggi atau tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Kisaran
pendapatan tahunan keluarga rata-rata adalah $30,001-$45,000, meskipun
distribusi pendapatan ditunjukkan variabilitas yang cukup besar, dengan 13%
melaporkan kurang dari $15.000 dan 6,2% melaporkan lebih dari $105.000.
Sebagian besar remaja (85%) tinggal dengan kedua orang tua, dengan 10,7%
hidup dengan hanya ibu mereka, 1,2% hidup dengan hanya ayah mereka, dan
remaja yang tersisa tinggal di konfigurasi struktur keluarga lainnya.
|
|
Metode
Penelitian
|
Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuesioner. Kuesioner ini
diberikan pada remaja dan orang tua keturunan China Amerika.
|
|
Definisi
Operasional Variabel Dependen
|
Variabel
dependen dalam penelitian ini adalah Adolescents’ cultural orientation (orientasi
budaya remaja).
· Tsai dan Chentsova (Weaver &
Kim, 2008) menyatakan bahwa mode diferensial dan tingkat akulturasi dapat
mengakibatkan perbedaan orangtua dan anak dalam budaya orientasi, yang
didiartikan sebagai sejauh mana individu dipengaruhi dan secara aktif
terlibat dalam tradisi, norma, dan praktik budaya tertentu.
· Portes (Weaver & Kim, 2008)
menjelaskan bahwa orang tua imigran dan anak-anak mereka baik pengalaman
kekuatan asimilasi, anak-anak sering berasimilasi di tingkat yang lebih cepat
dari orang tua mereka, hak ini disebut dengan disonan akulturasi.
|
|
Cara &
Alat Mengukur Variabel Dependen
|
Cara dan
alat yang digunakan untuk mengukur variabel dependen yaitu:
· Cara yang digunakan untuk mengukur
variabel dependen yaitu melakukan perekrutan untuk indikator remaja keturunan
Cina-Amerika. Penelitian dibagi dua gelombang, gelombang pertama pada tahun
2002 dan gelombang kedua 2006.
· Alat yang digunakan dalam
penelitian ini adalah kuesioner. Kuesioner yang digunakan terdiri atas dua
versi, yaitu versi bahasa Inggris dan versi bahasa China.
|
|
Definisi
Operasional Variabel Independen
|
Variabel
independen dalam penelitian ini adalah person centered approach.
· Pendekatan berpusat pada orang
telah dianggap mampu keuntungan untuk meneliti tentang remaja dan
keluarga (Bergman 2001; Mandara 2003). Aspek utama dari pendekatan
berpusat pada orang adalah penekanan pada pemahaman terhadap individu
secara keseluruhan, bukan pada karakteristik individu atau variabel
itu sendiri. Kekuatan dari pendekatan berpusat pada orang adalah kemampuannya
untuk mengakomodasi non-linearities dan interaksi yang tidak dapat dengan
mudah terwakili dalam berpusat variabel model (Bergman, 2001).
|
|
Langkah-langkah
Terapi
|
Langkah-langkah
yang digunakan dalam proses penelitian ini adalah:
1. Tahun 2002 dilakukan perekrutan di
tujuh sekolah menengah di daerah metropolitan utama California utara dengan
bantuan dari administrator sekolah (dipilih berdasarkan kriteria).
2. Meminta persetujuan dari keluarga
mengenai penelitian tersebut.
3. Peserta diberi paket kuesioner
yang akan dikumpulkan dua sampai tiga minggu setelah surat oleh staf
penelitian diterima peserta.
4. Melakukan studi tingkat lanjut
pada tahun 2006.
5. Membagikan dua versi kuesioner
kepada peserta, yaitu kuesioner dalam bahasa China dan bahasa Inggris.
|
|
Hasil
Penelitian
|
Secara
keseluruhan, hasil penelitian ini memberikan beberapa dukungan untuk gagasan
bahwa disonansi generasi berhubungan dengan dukungan orangtua dan tingkat
kebersamaan simtomatologi depresi. Secara umum, memiliki orangtua dengan
profil bicultural tampaknya paling menguntungkan jika remaja sama memiliki
profil bicultural. Hal yang perlu diperhatikan dalam penelitian ini bukan ibu
atau ayah bicultural, melainkan kombinasi dari sebuah biculturally
orangtua dan remaja. Konfigurasi ini mungkin optimal, karena melibatkan jarak
minimal antara orangtua dan anak di kedua budaya China dan Amerika saat masih
berada pada lingkungan keluarga yang memiliki aspek nilai-nilai budaya dan
tradisi Cina serta sama dihargainya oleh orang tua dan anak.
|
|
Kekuatan
Penelitian
|
Kekuatan
penelitian ini adalah alat yang digunakan dalam penelitian berupa kuesioner
cukup mudah digunakan oleh subjek penelitian sehingga dalam pengambilan
datanya tidak dibutuhkan waktu yang lama seperti pada metode kualitatif.
|
|
Kelemahan
Penelitian
|
Kelemahan
penelitian ini adalah rentan waktu penelitian yang digunakan pada wave
1 ke wave 2 cukup jauh, yaitu 4 tahun sehingga subjek yang dapat ikut
pada wave 2 hanya 80%.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar