Sabtu, 17 Agustus 2019

Review Jurnal Ilmiah


REVIEW JURNAL
MATA KULIAH : PSIKOLOGI PENDIDIKAN
DOSEN PENGAMPU : Astaman,MA

Description: C:\Users\user\Documents\yesi\10406551_1433211966956861_4363695783516148209_n.jpg 


DISUSUN OLEH :
EGA
SEMESTER II
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
ISNSTITUT AGAMA ISLAM (IAI)
SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS
TAHUN AKADEMIK 2017/2018



Review Jurnal

Judul
Dimensi Etis Terhadap Budaya Makan Dan Dampaknya Pada Masyarakat
Jurnal
MAKARA, SOSIAL HUMANIORA
Volume & Halaman
VOL. 8, NO. 2,: 65-70
Tahun
2004
Penulis
V. Irmayanti Meliono-Budianto
Reviewer
Ega
Tanggal
11 Mei 2018

Tujuan Penelitian
Pertama mengungkapkan adanya dimensi etis dalam budaya makan yang berdampak pada munculnya masyarakat konsumtif, dan teknologi. Kedua, menemukan adanya pola hubungan antara perilaku makan suatu masyarakat dengan perilaku budayanya Sedang kegunaan dalam penelitian ini, pertama untuk memahami bahwa masyarakat luas sebagai masyarakat penyantap makanan memiliki hak (hak untuk mendapatkan makanan baik, hak untuk mendapatkan informasi tentang proses produksi makanan, hak untuk hidup sehat) serta memiliki kewajiban (menjaga lingkungan, menghargai makanan yang baik dan sehat, menghargai perilaku budaya makan yang baik–tidak konsumtif).
Subjek Penelitian
Bagian TI AMIK Sigma Palembang.
Metode Penelitian
Penelitian ini bersifat interdisipliner, artinya dalam mengolah data dan menganalisis akan digunakan beberapa metode atau pendekatan, dari bidang antropologi budaya, dan filsafat.
Definisi Operasional Variabel Dependen
Tata Kelola TI, merupkan struktur dan proses yang saling berhubungan serta mengarahkan dan mengendalikan prusahaan melalui nilai tambah dan penyeimbangan antara resiko dan manfaat dari teknologi serta prosesnya.
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
Menggunakan kerangka kerja COBIT yang mempunyai 34 proses TI dikelompokkan dalam 4 domain pengelolaan.
Definisi Operasional Variabel Independen
Perencanaan Tata Kelola Teknologi Informasi, merupakan struktur hubungan  dan proses untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi mencapai tujuan.
Hasil Penelitian
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perilaku makan seseorang berkaitan dengan dimensi etis
dalam melihat tentang “yang baik” dan “buruk” pada proses pembuatan dan pemasaran makanan dan berdampak pada
munculnya masyarakat konsumtif.diharapkan, Usulan tata kelola TI ini juga dapat menghasilkan KGI, KPI dan usulan kebijakan lainya. Efisensi dan efektifitas kinerja TI sebagai pendukung layanan Sistem Informasi Akademik
Kekuatan Penelitian
·        Banyak melibatkan Unsur Birokrasi
·        Melakukan Evaluasi terus-menerus
Kelemahan Penelitian
·       Menggunakan durasi waktu yang terlalu lama









Review Jurnal

Judul
Kepercayaan Diri Dan Prestasi Atlet Tae Kwon Do
Daerah Istimewa Yogyakarta
Jurnal
Jurnal Psikologi Universitas Diponegoro
Volume & Halaman
Vol.3 No. 1 : 55-62
Tahun
2006
Penulis
Fitri Yulianto, H. Fuad Nashori
Reviewer
Ega
Tanggal
21 Mei 2018

Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan prestasi atlet Tae Kwon Do DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta).
Subjek Penelitian
Subyek dalam penelitian ini adalah atlet Tae Kwon Do yang menempati juara satu, dua, dan tiga dalam kejuaraan daerah Tae Kwon Do DIY yang diadakan di Auditorium UPN Yogyakarta.
Metode Penelitian
Metode analisis data dilakukan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas program SPSS versi 11 for windows.
Definisi Operasional Variabel Dependen
Kepercayaan diri dan Prestasi Atlet. Rasa percaya diri (self confidence) erat kaitannya dengan falsafah pemenuhan diri (self fulfilling prophecy) dan keyakinan diri (self efficacy).
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
Untuk mengatasi kesulitan pengukuran prestasi atlet Tae Kwon Do tersebut di atas, penelitian ini menggunakan peringkat masing-masing atlet sebagai pencerminan variabel prestasi karena peringkat mencerminkan tingkatan mutu permainannya. Penentuan peringkat masing-masing atlet dilihat dari pencapaian prestasi tertinggi atlet itu sendiri, dalam hal ini peringkat kesatu, kedua, dan ketiga.
Definisi Operasional Variabel Independen
Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara kepercayaan diri dengan prestasi atlet Tae Kwon Do DIY. Semakin tinggi kepercayaan diri semakin tinggi pula prestasi yang dicapai.
Hasil Penelitian
Untuk menguji hubungan antara kepercayaan diri dengan prestasi atlet, peneliti menggunakan analisis chi-square. Analisis statistik menggunakan bantuan program SPSS 11 for Windows. Hasil analisis menunjukkan koefisien chi-square sebesar 23,847 dengan p < 0.01. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi ”ada hubungan positif antara kepercayaan diri dengan prestasi atlet Tae Kwon Do” diterima.
Kekuatan Penelitian
Adanya hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri terhadap prestasi atlet Tae Kwon Do dengan prestasi atlet
Kelemahan Penelitian
Kurangnya variabel-variabel psikologis yang lain yang ikut mempengaruhi prestasi atlit, seperti kecemasan, ambisi, motivasi dan lain-lain.











Review Jurnal

Judul
Pendidikan  Multikultural Dalam Buku Pelajaran Bahasa Indonesia Non-BSE Untuk Siswa SMP Di Surakarta
Jurnal
Juranal Pendidikan Bahasa Dan Sastra
Volume & Halaman
Vol 1, No 1: Hal 12-26
Tahun
2013
Penulis
Joko Purwanto, Sarwaji Suwandi, Nugrahani Eko Wardhani
Reviewer
Ega
Tanggal
25 Mei 2018

Tujuan Penelitian
Menjelaskan pendidikan multikultural dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia Non-BSE tingkat SMP, dan mendekskipsikan dan menjelaskan kualitas muatan pendidikan multikultural dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia Non-BSE tingkat SMP.
Subjek Penelitian
Buku pelajaran Bahasa Indonesia Non-BSE untuk siswa SMP di kota Surakarta, dan Informan yaitu para penulis buku yang dianalisis.
Metode Penelitian
Dekskriptif Kualitatif.
Definisi Operasional Variabel Dependen
Diharapkan mampu membantu sikap siswa dalam menghargai kebudayaan-kebudayaan dalam masyarakat.
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
Teknik pengumpulan data menggunakan analisis konten, angket, dan wawancara mendalam
Definisi Operasional Variabel Independen
Terapi perilaku program Home Base merupakan terapi Da
Dalam konsep yang telah di sepakati pengetahuan tentang adanya berbagai keragaman baik etnis, suku, budaya, bahasa, bahkan agama namun prakteknya dilapangan belum memberikan dampak yang signifikan.
Hasil Penelitian
Muatan pendidikan multikultural dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia Non-BSE yang dianalisis belum sepenuhnya memuat demensi-dimensi pendidikan multikultural dan Kualitas muatan pendidikan multikultural belum sepenuhnya memadai
Kekuatan Penelitian
·        Mengembangkan Pendidikan Multikultural yang menjadi budaya indonesia
Kelemahan Penelitian
·        Muatan Pendidikan belum sepenuhnya diintegrasikan



















Review Jurnal

Judul
Penanaman Nilai-Nilai Karakter Siswa SMK Salafiyah Prodi TKJ Kajen Margoyoso Pati Jawa Tengah
Jurnal
Jurnal Pendidikan Vokasi
Volume & Halaman
Vol 3, Nomor 2: Hal 138-152
Tahun
2013
Penulis
Putu Sudira
Reviewer
Ega
Tanggal
27 Mei 2015

Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: nilai-nilai karakter, proses penanaman, faktor pendukung dan penghambat dalam penanaman nilai-nilai karakter siswa SMK Salafiyah Kajen.
Subjek Penelitian
Siswa SMK Salafiyah Kajen.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi.
Definisi Operasional Variabel Dependen
SMK Salafiyah mempunyai SDM yang memadai, siswa SMK Salafiyah mayoritas di pondok pesantren, adanya sinergitas antara lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
Analisis data dilakukan menggunakan analisis interaktif model Miles & Huberman.
Definisi Operasional Variabel Independen
Pendidikan kejuruan bertujuan untuk menghasilkan manusia yang produktif, yakni manusia kerja, bukan manusia beban bagi keluarga, masyarakat dan bangsanya. Manusia menjadi manusia karena bekerja. Bekerja adalah sebuah tindakan, sebuah actus, untuk menyatakan kemandirian.
Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan (1) Nilai-nilai yang ditanamkan di SMK Salafiyah adalah nilai-nilai karakter Islam berbasis pondok pesantren; (2) Proses penanaman nilai-nilai pendidikan karakter di SMK Salafiyah melalui konteks mikro dan konteks makro. Konteks mikro: integrasi nilai karakter dengan setiap mata pelajaran dan muatan lokal, budaya sekolah, dan kegiatan pengembangan diri.
Kekuatan Penelitian
·        Banyak melibatkan peranan Siswa Dalam Pengembangan pendidikan karakter
Kelemahan Penelitian
·        terbatasnya sarana dan prasarana, perbedaan pemahaman, belum adanya satu pondok pesantren, apatisme masyarakat terhadap SMK berbasis pondok pesantren.















Review Jurnal

Judul
Peningkatan Kualitas Prosedur Dan Evaluasi Olahraga Unggulan Propinsi Kalimantan Timur
Jurnal
Jurnal Olahraga Prestasi
Volume & Halaman
Volume 5, No. 1: Hal.1-18
Tahun
2009
Penulis
Rumpis Agus Sudarko
Reviewer
Ega
Tanggal
30 Mei 2018

Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembinaan olahraga yang menjadi prioritas sebagai olahraga unggulan daerah Propinsi Kalimantan Tirnur, dan mengungkap hal yang terkait dengan peningkatan kualitas prosedur dan evaluasi olahraga unggulan daerah.
Subjek Penelitian
Subyek yang digunakan adalah dua cabang olahraga urutan pertama dan kedua dari olahraga unggulan kaltim.
Metode Penelitian
Penelitian ini termasuk penelitian Tindakan Olahraga. Populasi yang digunakan adalah cabang olahraga di daerah Kaltim.
Definisi Operasional Variabel Dependen
Olahraga prestasi dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan potensi oalahragawan dalam rangka meningkatkan harkat dan martabat bangsa.
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
Dalam penelitian ini dilakukan 3 sikius. Pada siklus pertama dilakukan Identifikasi pemetaan olahraga unggulan daerah. Dalam siklus pertama ini dilakukan dengan alur perencanaan, observasi, evaluasirefleksi
Definisi Operasional Variabel Independen
Terapi perilaku program Home Base merupakan terapi Untuk pelaksanaan proses pembinaan dan pelatihan Untuk perlaksanaan pembinaan perlu dilakukan secara teratur, terstruktur dan terprogram.

Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa urutan olahraga unggulan propinsi kalimantan timur Gulat, 2). Panjat tebing, 3). Pencak silat, 4). Squash, 5). Aero sport, 6). Sepatu roda, 7). Panahan, 8). Bina raga, 9). Menembak, 10). Wushu, Anggar, 12). Kempo, 13). Atletik, 14). Taekwondo, 15). Catur. Penjaringan atlet pada cabang gulat dan panjat tebing belum sepenuhnya dimulai sejak usia dini.
Kekuatan Penelitian
·        Meningkatkan prestasi atlet terkusus pembinaan pada dua cabang olahraga tertentu.
Kelemahan Penelitian
·        Masih membatasi pada kelompok umur tertentu




















REVIEW JURNAL
MATA KULIAH : PSIKOLOGI PENDIDIKAN
DOSEN PENGAMPU : Astaman,MA

Description: C:\Users\user\Documents\yesi\10406551_1433211966956861_4363695783516148209_n.jpg 


DISUSUN OLEH :
SA’ARI
SEMESTER II
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
ISNSTITUT AGAMA ISLAM (IAI)
SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS
TAHUN AKADEMIK 2017/2018





Review Jurnal

Judul
Dengan Motivasi Kerja Dan Keinginan
Untuk Pensiun Dini
Jurnal
Jurnal Buletin Studi Ekonomi
Volume & Halaman
Vol. 18, No. 2: Hal 183-190
Tahun
2013
Penulis
Putu Yeni Haryani
Reviewer
Sa’ari
Tanggal
1 Juni 2018

Tujuan Penelitian
untuk mengetahui korelasi antara pengembangan karir dengan motivasi kerja dan minat pensiun dini.
Subjek Penelitian
Menggunakan 120 sampel karyawan, data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan uantitatif dengan pendekatan statistik untuk menjawab pertanyaan sekaligus menguji hipotesis. Populasi penelitian adalah karyawan pada Bank.
Definisi Operasional Variabel Dependen
Minat pensiun dini pada dasarnya sama dengan keinginan berpindahnya karyawan dari satu tempat kerja ke tempat kerja lainnya. Pendapat tersebut menunjukkan minat pensiun dini.
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
Hasil Uji hipotesis dengan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan menggunakan software Amos.
Definisi Operasional Variabel Independen
Implikasi penelitian ini adalah, organisasi melaksanakan sistem pengembangan karir yang lebih transparan dengan memberikan hak yang sama kepada karyawan dalam pengembangan karir.
Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kerja dan berpengaruh negatif signifikan terhadap minat pensiun dini. Selanjutnya motivasi kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap minat pensiun dini.
Kekuatan Penelitian
·        Banyak melibatkan Pensiunan
Kelemahan Penelitian
·        Tahap penelitian memerlukan waktu yang cukup lama.



















Review Jurnal

Judul
Pengembangan Karir Dan Self-Efficacy Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Matahari Department Store Manado Town Square.
Jurnal
Jurnal EMBA
Volume & Halaman
Vol.1 No.4: Hal. 906-916
Tahun
2013
Penulis
Regina Gledy Kaseger
Reviewer
Sa’ari
Tanggal
2 Mei 2018

Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : Pengaruh pengembangan karir dan self-efficacy secara bersamaan terhadap kinerja karyawan PT. Matahari DepartmentStore Manado Town Square, Pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja karyawan PT. Matahari DepartmentStore Manado Town Square.  Pengaruh self-efficacy terhadap kinerja karyawan PT. Matahari DepartmentStore Manado Square.
Subjek Penelitian
Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling, sebanyak 50 orang.
Metode Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif.
Definisi Operasional Variabel Dependen
Data penelitian ini diperoleh dengan cara angket, yaitu dengan cara membagikan pernyataan kepada responden untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan variabel-variabel penelitian yaitu variabel pengembangan karir, self-efficacy, dan kinerja karyawan.
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
Melakukan penilaian terhadap anak autis (kemampuan perilaku, okupasi dan wicara) dengan isntrumen penelitian melalui keluarga. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur variabel dependen yaitu alat tes, observasi dan wawancara
Definisi Operasional Variabel Independen
Kinerja adalah sebagai proses dimana manajer memastikan bahwa aktivitas-aktivitas karyawan dan keluarannya sama dengan sasaran-sasaran organisasi.

Hasil Penelitian
Hasil penelitian diperoleh bahwa pengembangan karir dan self-efficacy secara bersamaberpengaruhsignifikan terhadap kinerja karyawan
Kekuatan Penelitian
·        Banyak melibatkan karyawanpada umumnya
·        Melakukan Evaluasi terus-menerus
Kelemahan Penelitian
·        Tahap-tahap penelitian tidak dijelaskan secara struktur dan detail













Review Jurnal

Judul
Persepsi Terhadap Pengembangan Karir Pada Staf Karyawan Pt. Bina Busana Internusa.
Jurnal
Jurnal Psikologi
Volume & Halaman
Volume 8 Nomor 2: Hal 59-66
Tahun
2010
Penulis
Agustinus Ery Setya Pradana
Reviewer
Sa’ari
Tanggal
3 Juni 2018

Tujuan Penelitian
Peningkatan kualitas sumber daya manusia, perusahaan akan memberikan penghargaan untuk karyawan yang berprestasi; seperti kenaikan gaji, bonus, dan juga promosi jabatan/posisi.
Subjek Penelitian
Dari 200 responden penelitian, usia res-ponden dibagi menjadi 3 kelompok: yaitu dewasa awal, dewasa madya, dan dewasa akhir. Pada grafik 1 responden yang tergolong dalam dewasa awal berjumlah 172 responden (86%), dewasa madya berjumlah 28 responden (14%), dan tidak ada responden di dewasa akhir yang terlihat.
Metode Penelitian
penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif, yaitu penelitian yang datanya dikumpulkan dan disajikan dalam bentuk angka-angka. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif.
Definisi Operasional Variabel Dependen
Karakteristik sampel yang diambil yaitu staf karyawan dengan status pegawai tetap, dan bekerja di PT Bina Busana Internusa.
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
Karakteristik sampel yang diambil yaitu staf karyawan dengan status pegawai tetap, dan bekerja di PT Bina Busana Internusa.
Definisi Operasional Variabel Independen
Karakteristik sampel yang diambil yaitu staf karyawan dengan status pegawai tetap, dan bekerja di PT Bina Busana Internusa. Perusahaan terletak di Kawasan Industri Pulo Gadung dengan populasi staf karyawan tetap adalah 332. Jumlah sampel yang dijadikan responden adalah 181 orang, terdiri dari staf karyawan di tiap departemen pada perusahaan tersebut. Namun untuk menghindari kurang produk-tifnya dari hasil penelitian ini maka responden yang dipilih menjadi 200 orang..
Hasil Penelitian
penelitian ini me-miliki persepsi positif terhadap pengembangan karir. Responden dalam kelompok usia dewasa awal lebih banyak mempersepsikan negatif terhadap pe-ngembangan karir.
Kekuatan Penelitian
·        Melibatkan karyawan prusahaan terkait
Kelemahan Penelitian
·        Menggunakan durasi waktu yang terlalu lama
·        Memerlikan banyak analisis











Review Jurnal

Judul
Instrumen Strategi Multiteknik Mental AtletUsia 11-13 Tahun
Jurnal
Jurnal Iptek Olahraga
Volume & Halaman
VOL. 14, No. 3: Hal 268-287.
Tahun
2012
Penulis
Yusup Hidayat dan Sukadivanto
Reviewer
Sa’ari
Tanggal
4 Juni 2018

Tujuan Penelitian
Penelitia bertujuan untuk menentukan struktur faktor skala strategimultiteknik mental olahraga dalam hubungannya dengan motivasi olahraga, kepercayaan diri, dan penampilan olahraga berdasarkan jenis kelamin.
Subjek Penelitian
Penelitiandilaksanakan terhadap 1044 atlet usia 11-13 tahun (482 atlet pada studi 1 (286 patera dan 196 puteri) dan 552 atlet pada studi 2 (306 putera dan 216 puteri) yang berasal dari 8 Kota/Kabupaten di Jawa Barat dan tersebar di 12 cabang olahraga perorangan
dan beregu.
Metode Penelitian
Sampel dipilih dan ditentukan dengan menggunakanpurposive-stratified proporsional random sampling.
Definisi Operasional Variabel Dependen
Instrumen dikembangkan dalam bentuk skala menggunakan model skala Likert, adaempat jenis skala yang digunakan, yaitu: (1) Skala strategi multiteknik mental olahaga untuk Atlet Anak Usia 11-13 tahun,
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
Data dikumpulkan dalam dua tahap dengan menggunakan skala strategimultiteknik mental olahaga untuk anak usia 11-13 tahun (SSMMO-AA11-13), skala motivasi olahraga, skala kepercayaan diri, dan skala penampilan olahraga. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis faktor konfirmatori dengan bantuan Program AMOS 16.
Definisi Operasional Variabel Independen
Kriteria inklusivitas sampel terdiriatas (1) atlet anak-anak usia 11-13 tahun; (2) jenis kelamin putera atau puteri; (3) telah latihan di klub, sekolah, atau diklat olahraga minimal satu tahun. Sampel berjumlah 482 atlet (286 atlet anak putera (59,37% dan 196 atlet anak puteri 40,63%) yang berasal dari delapan Kota dan Kabupaten yang ada di Jawa Barat dan 12 cabang olahraga individual dan beregu.
Hasil Penelitian
Hasil analisis menunjukkan: (1) semua model skala, subskala,dimensi, dan indikator fit marjinal, kecuali model penampilan olahraga fit secara keseluruhan; dan (2) model teoretis persamaan struktural kurang sesuai dengan
kondisi empiris (fit marjinal), namun secara keseluruhan strategi multiteknik penetapan tujuan, self-talk, dan imajeri mental memberikan kontribusi positif terhadap aspek mental motivasi olahraga, kepercayaan diri, dan penampilan olahraga.
Kekuatan Penelitian
·        Melibatkan banyak atlet termasuk atlet prestasi dan berpengalaman
Kelemahan Penelitian
·        Menggunakan durasi waktu yang terlalu lama
·        Memerlukan banyak analisis





Review Jurnal

Judul
A Person-centered Approach to Studying the Linkages among Parent–Child Differences in Cultural Orientation, Supportive Parenting, and Adolescent Depressive Symptoms in Chinese American Families.
Jurnal
Journal Youth Adolescence
Volume & Halaman
Vol. 37, Hal. 36-49
Tahun
2008
Penulis
Scott R. Weaver & Su Yeong Kim
Reviewer
Sa’ari
Tanggal
5 Juni 2018

Tujuan Penelitian
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik bagaimana orientasi budaya Tionghoa, orang tua imigran dan anak-anak mereka dapat berinteraksi untuk menghasilkan peningkatan gejala depresi di kalangan remaja melalui lingkungan pengasuhan yang kurang mendukung.
Subjek Penelitian
Subjek penelitian ini adalah 451 keluarga Amerika Cina yang berada di California Utara berpartisipasi di penelitian masa sekarang. Remaja (53,8% perempuan) berusia rata-rata 13 tahun (SD = 0,73) pada gelombang pertama dan 17,05 tahun (SD = 0.80) pada gelombang kedua. Anak-anak remaja yang terutama (75%) kelahiran US. Kebanyakan orang tua (87% dari ayah, 90% dari ibu) yang kelahiran asing. Rata-rata usia pada saat imigrasi adalah 30,45 tahun (SD = 10.03) untuk ayah dan 28,30 tahun (SD = 8.80) untuk ibu. Lama waktu di AS rata-rata 17,46 tahun (SD = 9.73) untuk ayah dan 15,74 tahun (SD = 8.36) untuk para ibu. Mayoritas dari kedua ayah (63,1%) dan ibu (68,4%) melaporkan mencapai sekolah tinggi atau tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Kisaran pendapatan tahunan keluarga rata-rata adalah $30,001-$45,000, meskipun distribusi pendapatan ditunjukkan variabilitas yang cukup besar, dengan 13% melaporkan kurang dari $15.000 dan 6,2% melaporkan lebih dari $105.000. Sebagian besar remaja (85%) tinggal dengan kedua orang tua, dengan 10,7% hidup dengan hanya ibu mereka, 1,2% hidup dengan hanya ayah mereka, dan remaja yang tersisa tinggal di konfigurasi struktur keluarga lainnya.
Metode Penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuesioner. Kuesioner ini diberikan pada remaja dan orang tua keturunan China Amerika.
Definisi Operasional Variabel Dependen
Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Adolescents’ cultural orientation (orientasi budaya remaja).
·         Tsai dan Chentsova (Weaver & Kim, 2008) menyatakan bahwa mode diferensial dan tingkat akulturasi dapat mengakibatkan perbedaan orangtua dan anak dalam budaya orientasi, yang didiartikan sebagai sejauh mana individu dipengaruhi dan secara aktif terlibat dalam tradisi, norma, dan praktik budaya tertentu.
·         Portes (Weaver & Kim, 2008) menjelaskan bahwa orang tua imigran dan anak-anak mereka baik pengalaman kekuatan asimilasi, anak-anak sering berasimilasi di tingkat yang lebih cepat dari orang tua mereka, hak ini disebut dengan disonan akulturasi.
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
Cara dan alat yang digunakan untuk mengukur variabel dependen yaitu:
·         Cara yang digunakan untuk mengukur variabel dependen yaitu melakukan perekrutan untuk indikator remaja keturunan Cina-Amerika. Penelitian dibagi dua gelombang, gelombang pertama pada tahun 2002 dan gelombang kedua 2006.
·         Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Kuesioner yang digunakan terdiri atas dua versi, yaitu versi bahasa Inggris dan versi bahasa China.
Definisi Operasional Variabel Independen
Variabel independen dalam penelitian ini adalah person centered approach.
·         Pendekatan berpusat pada orang telah dianggap mampu keuntungan untuk meneliti tentang remaja dan keluarga (Bergman 2001; Mandara 2003). Aspek utama dari pendekatan berpusat pada orang adalah penekanan pada pemahaman terhadap individu secara keseluruhan, bukan pada karakteristik individu atau variabel itu sendiri. Kekuatan dari pendekatan berpusat pada orang adalah kemampuannya untuk mengakomodasi non-linearities dan interaksi yang tidak dapat dengan mudah terwakili dalam berpusat variabel model (Bergman, 2001).
Langkah-langkah Terapi
Langkah-langkah yang digunakan dalam proses penelitian ini adalah:
1.      Tahun 2002 dilakukan perekrutan di tujuh sekolah menengah di daerah metropolitan utama California utara dengan bantuan dari administrator sekolah (dipilih berdasarkan kriteria).
2.      Meminta persetujuan dari keluarga mengenai penelitian tersebut.
3.      Peserta diberi paket kuesioner yang akan dikumpulkan dua sampai tiga minggu setelah surat oleh staf penelitian diterima peserta.
4.      Melakukan studi tingkat lanjut pada tahun 2006.
5.      Membagikan dua versi kuesioner kepada peserta, yaitu kuesioner dalam bahasa China dan bahasa Inggris.
Hasil Penelitian
Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memberikan beberapa dukungan untuk gagasan bahwa disonansi generasi berhubungan dengan dukungan orangtua dan tingkat kebersamaan simtomatologi depresi. Secara umum, memiliki orangtua dengan profil bicultural tampaknya paling menguntungkan jika remaja sama memiliki profil bicultural. Hal yang perlu diperhatikan dalam penelitian ini bukan ibu atau ayah bicultural, melainkan kombinasi dari sebuah biculturally orangtua dan remaja. Konfigurasi ini mungkin optimal, karena melibatkan jarak minimal antara orangtua dan anak di kedua budaya China dan Amerika saat masih berada pada lingkungan keluarga yang memiliki aspek nilai-nilai budaya dan tradisi Cina serta sama dihargainya oleh orang tua dan anak.
Kekuatan Penelitian
Kekuatan penelitian ini adalah alat yang digunakan dalam penelitian berupa kuesioner cukup mudah digunakan oleh subjek penelitian sehingga dalam pengambilan datanya tidak dibutuhkan waktu yang lama seperti pada metode kualitatif.
Kelemahan Penelitian
Kelemahan penelitian ini adalah rentan waktu penelitian yang digunakan pada wave 1 ke wave 2 cukup jauh, yaitu 4 tahun sehingga subjek yang dapat ikut pada wave 2 hanya 80%.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

khutbah Idul Fitri Paling Menyentuh

Khutbah Idul Fitri Pesan Pesan Penting Di Momen Idul Fitri Oleh : Binto, S.Pd اَ لسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَتُ للّٰهِ وَ بَرَكَاتُهُ ...