Khutbah Idul Fitri
Pesan Pesan Penting Di Momen Idul Fitri
Oleh : Binto, S.Pd
اَ لسَّلَامُ
عَلَيكُم وَ رَحمَتُ للّٰهِ وَ بَرَكَاتُهُ
(9x( اَللّٰهُ اَكْبَرْ
اَللَّهُ
اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً
، لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ
الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ ، لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ
وَعْـدَهُ وَنَصَرَعَبدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
لآ اِلَهَ اِلاَّ
اللَّهُ، اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
اَلْحَمْدُ
لِلّٰهِ الَّذِيْ خَلَقَ الْاِنْسَانَ فِيْ أَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ. أَشْهَدُ اَنْ
لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ الْعَظِيْمِ الْكَرِيْمِ. وَأَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا
وَحَبِيْبَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ
وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَاَصْحَابِهِ
اَجْمَعِيْنَ. اَمَّا بَعْدُ فَيَاأَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللّٰهَ
حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.
Jama'ah
Sholat Idul Fitri yang dimuliakan Allah
Alhamdulillah,
segala bentuk pujian hanya lah untuk Allah, yang telah memberikan kepada kita
kenikmatan, kebahagiaan kemampuan, untuk datang menghadiri ibadah sholat idul
Fitri yang telah selesai di laksanakan, Sholawat dan salam selalu kita
panjatkan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, Sang junjungan alam, sang tauladan
hingga akhir zaman.
اَللَّهُ
اَكْبَرْ، اَللَّهُ اَكْبَرْ ،اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Jama'ah
sholat Idul Fitri yang dimuliakan Allah
Telah
berlalu bulan Ramadhan bulan yang penuh berkah penuh Rahmat penuh ampunan,
didalamnya ada perintah Allah untuk berpuasa menahan Lapar haus bukan sehari
dua hari bukan 1 Minggu atau 2 Minggu, akan tetapi sampai 1 bulan penuh. Kita
Mentaati perintah Allah, Dan sekarang 1 syawal di perintah kan Allah untuk
makan minum, dilarang untuk berpuasa, dan kita pun harus mentaatinya. Apapun
perintah Allah itu wajib kita taati.
اَللَّهُ
اَكْبَرْ، اَللَّهُ اَكْبَرْ ،اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Jama'ah
Sholat Idul Fitri yang di sayangi Allah
Selama
bulan Ramadhan kita di uji oleh Allah. banyak hal yang menguji keimanan, banyak
cobaan yang harus kita lewati, dan Alhamdulillah kita telah lulus ujian selama
Ramadhan yang bermakna kita telah mendapatkan pundi-pundi pahala, juga
dosa-dosa kita diampuni oleh Allah subhanahu wata’ala. Sehingga di hari
yang suci ini jiwa kita bersih dari dosa kembali Fitri seperti awal mula kita
dilahirkan di dunia.
اَللَّهُ
اَكْبَرْ، اَللَّهُ اَكْبَرْ ،اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Jama'ah
Sholat Idul Fitri yang di rahamati Allah
Datangnya Idul Fitri membawa kita semua kembali pada kesucian.
Lalu, bagaimanakah kita menyikapi hari-hari setelah kita kembali pada keadaan
suci ini? Setidaknya ada dua jawaban sebagai berikut:
Pertama, kita hendaknya meneruskan kebaikan yang sudah dicapai
selama Ramadhan. Berakhir nya ramadhan bukan berarti kita berhenti beramal akan
tetapi tetap meneruskan amalan-amalan kebaikan, tetap menjalankan sholat, tetap
menjaga lisan, menjaga jiwa dari penyakit penyakit hati, seperti dengki,
sombong, ujub, riya', tetap menjadi jiwa yang penyabar, tetap menjadi orang
yang suka menolong.
Kedua, menjaga agar kita tidak mengalami kebangkrutan amal yang
telah kita raih baik sebelum dan selama Ramadhan dengan cara tidak menzalimi
orang lain.
Dalam hal ini Rasulullah shallahu alaihi wa
sallam menjelaskan tentang kebangkrutan amal sebagaimana diriwayatkan dari
Abu Hurairah dalam sebuah riwayat berikut ini:
“أَتَدْرُوْنَ مَا الْمُفْلِسُ؟”
“Tahukah
kalian siapakah orang yang mengalami bangkrut? Tanya Rasulullah kepada para
sahabat. Mereka menjawab:
قَالُوْا:
اَلْمُفْلِسُ فِيْنَا مَنْ لاَ دِرْهَمَ لَهُ وَلاَ مَتَاعَ
“Para
sahabat menjawab : Orang bangkrut menurut pendapat kami ialah mereka yang tiada
mempunyai uang dan tiada pula mempunyai harta benda.”
“Maka Nabi menjawab”:
“إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي، يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ
بِصَلاَةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ، وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هٰذَا، وَقَذَفَ هٰذَا،
وَأَكَلَ مَالَ هٰذَا، وَسَفَكَ دَمَ هٰذَا، وَضَرَبَ هٰذَا. فَيُعْطِى هٰذَا مِنْ
حَسَنَاتِهِ وَهٰذَا مِنٰ حَسَنَاتِهِ. فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ، قَبْلَ أَنْ
يَقْضَى مَا عَلَيْهِ، أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ. ثُمَّ
طُرِحَ فِي النَّارِ”
“Sesungguhnya orang bangkrut dari umatku ialah
mereka yang pada hari kiamat membawa amal kebaikan dari shalat, puasa, dan
zakat. Tetapi mereka dahulu pernah mencaci maki orang lain, menuduh (dan
mencemarkan nama baik) orang lain, memakan harta orang lain, menumpahkan darah
orang lain dan memukul orang lain. Maka kepada orang yang mereka salahi itu
diberikan pahala amal baik mereka; dan kepada orang yang lain lagi diberikan
pula amal baik mereka. Apabila amal baik mereka telah habis sebelum hutangnya
lunas, maka diambillah kesalahan orang yang disalahi itu dan diberikan kepada
mereka; Sesudah itu, mereka yang suka mencaci, menuduh, memakan harta orang
lain, menumpahkan darah orang lain, dan memukul orang lain itu, kemudian mereka
dilemparkan ke dalam neraka.”
اَللَّهُ اَكْبَرْ، اَللَّهُ اَكْبَرْ ،اَللَّهُ اَكْبَرْ
وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Jama'ah
Sholat Idul Fitri yang di rahmati Allah
Tidak
ada manusia yang ingin merugi, mempunyai banyak amalan akan tetapi habis karena
hubungan yang tidak baik dengan sesama manusia. Maka dari itu
Di
momen hari yang suci ini, marilah kita isi dengan bermaaf-maafan, meminta maaf
dan memberikan maaf kesalahan saudara kita sesama manusia, baik kesalahan yang
di sengaja maupun yang tidak di sengaja.
Di
dalam sebuah hadits di sebutkan
مَا
مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ، فَيَتَصَافَحَانِ ، إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا،
قَبْلَ أَنْ يَتَفَرَّقَا
"Tidaklah
dua orang muslim saling bertemu dan berjabat tangan (saling meminta dan memberi
maaf) kecuali Allah ampunkan dosa nya sebelum kedua nya berpisah" (HR
Tirmidzi)
اَللَّهُ
اَكْبَرْ، اَللَّهُ اَكْبَرْ ،اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Jama'ah
Sholat Idul Fitri yang di sayangi Allah
Di Momen idul Fitri tahun ini, tidak semua nya bisa merasakan nya,
banyak saudara kita, keluarga kita orangtua kita, yang telah mendahului kita
meninggalkan dunia, belum lengkap rasanya tanpa adanya kehadiran mereka, akan
tetapi itu lah takdir yang di tentukan bahwa siapa saja bernyawa pasti akan
mengalami kematian, momen idul Fitri ini hampa rasanya tanpa berziarah ke
tempat dimana mereka di kebumikan, kebahagiaan yang kita rasakan di momen ini
hendaklah kita berikan juga kepada mereka yang telah wafat dengan mendoakan
mereka baca Alquran di hadiahkan untuk mereka, sehingga mereka juga bisa
mendapatkan bagian dari kebahagiaan yang kita rasakan
اَللَّهُ
اَكْبَرْ، اَللَّهُ اَكْبَرْ ،اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Jama'ah
Sholat Idul Fitri yang di sayangi Allah
Momen bahagia di idul Fitri ini, mengingatkan kita bahwa hidup itu
harus bahagia sekecil atau sebesar apapun kebahagian itu. hidup itu harus di
jalani dengan kebahagiaan, ketenangan dan ridho atas takdir tuhan walapun apa
saja ketentuan yang allah tetapkan, walapun banyak cobaan yang membuat jiwa
kita lelah, membuat hati kita sedih dan tidak sedikit air mata yang menetes
dalam menghadapi ujian itu. Itu lah kehidupan dunia yang memang di ciptakan
untuk menguji hamba hamba Allah siapapun dia.
Di dunia ini kesedihan atau pun kebahagiaan hanyalah bersifat
sementara, seberat apapun ujian segembira apapun kebahagiaan itu hanya
sementara, kalau sudah ajal datang berakhir lah semua kesedihan berakhir lah
sudah semua kebahagiaan hilang lah sudah, yang ada di depan mata adalah suatu
kehidupan di alam yang berbeda setelah itu akan ada hari kebangkitan untuk
mempertanggungjawabkan semua perbuatan yang telah dilakukan di dunia dan
setelah itu tidak ada lagi kematian.
اَللَّهُ
اَكْبَرْ، اَللَّهُ اَكْبَرْ ،اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Jama'ah
Sholat Idul Fitri yang di sayangi Allah
Semua manusia menginginkan yang terbaik untuk kehidupannya baik itu
di dunia maupun di akhirat, kebahagian yang ada di momen saat ini menjadi
bagian dari kehidupan kita di dunia, kebahagiaan yang sesungguhnya kebahagiaan
yang sejati kebahagiaan yang kekal hanya ada di surganya Allah SWT. kita
berharap kepada Allah semoga Allah berikan kebahagiaan dan Allah kekalkan kebahagiaan itu nanti di akhirat di
surga nya Allah
اَللَّهُ
اَكْبَرْ، اَللَّهُ اَكْبَرْ ،اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Jama'ah
Sholat Idul Fitri yang di sayangi Allah
Bulan Syawal ini, memiliki makna yaitu meningkat, di harapkan pada
momen ini kita gunakan sebaik baiknya untuk meningkatkan hubungan kita dengan
Allah hablu minallah dan meningkatkan hubungan kita dengan sesama manusia,
hablu minannas, dan hari ini merupakan
hari yang tepat untuk kita memperbaiki hubungan kita dengan sesama hamba Allah,
yang mungkin sudah lama menyimpan dendam kepada orang lain, mungkin juga sudah
lama menyimpan perasaan benci kepada orang lain, momen ini lah momen yang tepat
untuk menjalin kembali hubungan yang telah lama terputus, mempererat kembali
hubungan yang telah lama renggang, sehingga terciptalah persatuan yang kokoh
dan tidak mudah terpecah belah sesuai yang di perintahkan oleh Allah dalam Al-Quran
surah Ali Imran ayat 103
Allah
Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَاعْتَصِمُوا
بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا
نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَآءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ
فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِۦٓ إِخْوٰنًا وَكُنْتُمْ عَلٰى شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ
النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِّنْهَا ۗ كَذٰلِكَ
يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ ءَايٰتِهِۦ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
"Dan
berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu
bercerai-berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa
Jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan
karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi
jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah
menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk."
(QS.
Ali 'Imran 3: Ayat 103)
اَللَّهُ اَكْبَرْ، اَللَّهُ اَكْبَرْ
،اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Jama'ah
Sholat Idul Fitri yang di muliakan Allah
Terakhir
sebagai pengingat kita, setelah kita berlatih di uji dengan berbagai macam cobaan,
selama di bulan ramadhan, hendaknya ada perubahan baik pada diri kita, ada
perubahan yang baik di jiwa dan hati kita, memiliki prasangka yang baik
memiliki lisan yang baik dan punya sifat yang terpuji, sehingga benarlah kita
kembali dalam keadaan suci bukan hanya suci dari dosa akan tetapi juga suci
dari perbuatan tercela dan berubah memiki akhlak yang mulia.
اللّٰهُ
اَكْبَرْ (٣×) اللّٰهُ اَكْبَرْ (٤×) اللّٰهُ اَكْبَرْ كبيرا وَاْلحَمْدُ لِلّٰهِ
كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللّٰهِ بُكْرَةً وَ أَصْيْلاً لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّٰهُ
وَ اللّٰهُ اَكْبَرْ اللّٰهُ اَكْبَرْ وَالِلّٰهِ اْلحَمْدُ
اَلْحَمْدُ
الِلّٰهَ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ.
وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللّٰهُ
وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا
عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى
سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا
كِثيْرًا
أَمَّا بَعْدُ
فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللّٰهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا
نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ للّٰهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ
وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ للّٰهَ
وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا
صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا
مُحَمَّدٍ صَلَّى للّٰهَ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ
وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ
Marilah
kita bersama-sama menadahkan tangan kita seraya berdoa kepada Allah SWT, kita
hadirkan Allah di hati kita, kita lupakan sejenak urusan dunia, akui kelemahan
kita, segala kekurangan Kita dan kita yakini bahwa Allah adalah maha segala
nya. Rasakan lah bahwa Allah sedang melihat kita, Allah juga mengetahui segala
isi hati kita, akui lah bahwa kita tak akan sanggup menjalani kehidupan tanpa
adanya bantuan dari Allah SWT.
kemudian kita meminta kepada Allah dengan seyakin-yakinnya bahwa
Allah akan mengabulkan semua doa kita.
بِسْمِ
اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ
نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ
عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ اَللّهُمَّ صَلِّي
وَ سَلِّم عَلَ رَسُولِكَ الاَمِين نَبِيِّكَ الكَرِيم نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَ آلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلِّم صَلَّ اللهُ عَلَيهِ وَ سَلَّم. اَللَّهُمَّ
نَسْاَلُكَ يَا رَبَّ لعَالَمِين بِاَسْمَا اِكَ لْحُسنَ وَ سِفَا تِكَ العُولَا.
اَللهُمَّ اغْفِرْ
لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ
اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ
Ya
Allah Ampunilah dosa kami, dosa kedua orangtua kami, dosa keluarga kami dosa
penduduk kampung ini, dan dosa semua umat islam. ampuni lah dosa orang orang
sebelum kami yang telah wafat, ampunilah sekelam dan sehina apapun masa lalu
kami sebanyak apapun dosa kami ya Allah baik yang di sengaja maupun yang tidak
disengaja. Dosa mata kami dosa tangan kami dosa telinga kami dosa lisan kami
dosa hati kami dosa kemaluan kami dosa semua anggota tubuh kami.
Ya
Allah pandang lah kami, kami adalah hambamu yang penuh dengan dosa, kesalahan,
kemaksiatan pandanglah kami dengan pandangan kasih sayang berikan lah kepada
kami ampunanmu, kami datang kepadamu membawa dosa sepenuh bumi dan kami memohon
ampunanmu seluas langit, karena kami yakin ampunan mu sangatlah luas cukup
untuk mengampuni semua hambamu, dan kami yakin engkau adalah tuhan yang maha
penyayang kepada hambamu.
رَبَّنَا لَاتَدَعلَنَ
فِى مَقَامً هَذَ وَ فِى كُلِّ مَقَامً هَمًّ اِلَّا فَرَّجْتَه
Wahai
Allah jika ada yang datang ke masjid ini ya rabb membawa kegelisahan dalam
jiwanya jangan biarkan ia meninggalkan masjid ini kecuali telah engkau
tenangkan keadaan hatinya.
وَلاَ عَاسِرً اِلَّا
يَسَّرتَه
Duhai
Allah jika ada yang datang ke masjid ini membawa kesulitan dalam hidupnya, di
rumah tangganya, di kehidupan sosialnya, di pekerjaannya, dengan sholat yang ia
tunaikan ya rabb jangan biarkan ia meninggalkan masjid ini kecuali ya Allah
engkau telah mudahkan dan angkat segala kesulitannya.
وَلاَ مَرِيضً اِلَّا
شَفَيتَه
Duhai
Allah jika ada di antara kami ya rabb yang datang ke masjid ini atau di antara
keluarganya, kerabatnya, yang engkau uji dengan penyakit seberat apapun ya rabb
maka mohon di hari yang berkah ini mohon angkat dan sembuhkan segala jenis
penyakitnya.
اَللَّهُمَّ
يَا اَرحَمَ الرَّحِيمٍ تُبنَ اِلَيكَ يَا رَبَّ العَالَمِين. فِى هَذِهِ اليَومِ.
اَللَّهُمَّ يَا الله اِذَ ا كَنَ هُنَلِكَ فَجعَل حَيَاتَنَا حَيَاتً طَيِّبَة حَتَّ نَعُودَ اِلَيكَ يَا رَبَّ
العَالَمِينَ بَقِيَّاتُ حَيَاتِنَا
Ya
Allah jika ada waktu tersisa setelah hari ini dalam kehidupan kami, maka mohon
bimbing kami untuk berubah ya Allah, jadi hamba yang lebih baik dalam
pandanganmu, baik dalam menjalani kehidupan sampai kami kembali wafat
kehadapanmu ya rabb.
وَ اِذَا كَنَ
هَذِهِ اليَومَ يَا رَبَّ العَلَمِينَ اَخِرُ حَيَاتِنَا. فَجعَل حَيَاتَنَا يَا
الله حَيَاتً طَيِّبَة وَ مَمَتَنَا اليَومَ حُسنُ الخَاتِمَة قَو لِسَانَا يَا
الله لِتَقُول كَلِمَةَ تَوحِد لَا اِلَهَ اِلَّا الله لَا اِلَهَ اِلَّا الله
مُحَمَّدَ رَّسُولُ الله فِى سَكَرَا تٍ مَوتُ
Ya
Allah jika memang hari ini adalah hari terakhir dalam kehidupan kami dan hari
ini kami mesti wafat kembali kepadamu maka mohon ya Allah, jadikanlah akhir
kehidupan kami husnul khotimah, kuatkan lisan kami untuk mengucapkan kalimat
tauhid di akhir hidup kami, Laa Ilaha
Illallah, La Ilaha Illallah, Muhammadarrasulullah.
اَللَّهُمَّ
نصُرنَ مِن هوَانَ يَا رَبَّ العَالَمِينَ. اَللَّهُمَّ نصُرنَ مِنَ الشَّيطَنِ
الرَّجِيم. اَللَّهُمَّ نصُر اِخوَتَنَ فِى كُلِّ مَكَنَ
Duhai
Allah kami mohon ya rabb anugrahkan pertolongan kepada kami dari hawa nafsu
kami dari pengaruh setan dan mohon tolong saudara-saudara kami di segala tempat
ya rabbal ‘alamin.
Ya
Allah, kami mohon kepadamu dengan segala kuasamu dan dengan sifat mu yang maha
pemurah berikanlah kepada kami kehidupan yang nikmat, berikan lah kepada kami
Rezeki yang berlimpah dan berkah, berikanlah kepada kami keluarga yang
sejahtera dan berikanlah kepada kami kebahagiaan di dunia dan di akhirat
وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً
سُبحَنَ
رَبِّكَ رَبِّى عِزَّةِ عَمَّ يَسِيفُونَ وَسَّلَامٌ عَلَ المُرسَلِين والْحَمْدُ
لله رَبِّ الْعَالَمِيْن
عِبَادَاللهِ
! إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي
اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ
لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللّٰهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ
وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللّٰهَ أَكْبَرْ
وَآخِرُ
دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ اللّٰهَ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
اَ السَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَتُ اللّٰهَ وَ بَرَكَاتُهُ