Jumat, 16 Agustus 2019

Makalah Filsafat Ilmu - Pengembangan Teori dan alternatif metodologinya


BAB I
PENDAHULUAN
A.  LATAR BELAKANG
Istilah filsafat bisa dilacak etimologinya dari istilah Arab falsafah, atau bahasa Inggris Philosophy yang berasal dari bahasa Yunani, Philosophia yang terbentuk dari dua akar kata : philen (mencintai) dan sophos (bijaksana), atau juga philos (teman) dan Sophia (kebijaksanaan). Jadi filsafat adlah cinta akan kebijaksanaan.Secara terminologis, penulis menggunakan definisi filsafat sebagai berikut :Filsafat adalah kegiatan / hasil pemikiran / perenungan yang menyelidiki sekaligus mendasari segala sesuatu yang berfokus pada makna di balik kenyataan/ teori yang ada untuk disusun dalam sebuah system pengetahuan rasional.
Pada permulaan sejarah filsafat di Yunani, “philosophia” meliputi hampir seluruh pemikiran teoritis. Tetapi dalam perkembangan ilmu pengetahuan dikemudian hari, ternyata juga kita lihat adanya kecenderungan yang lain. Filsafat Yunani Kuno yang tadinya merupakan suatu kesatuan kemudian menjadi terpecah-pecah. Lebih lanjut Nuchelmans (1982), mengemukakan bahwa dengan munculnya ilmu pengetahuan alam pada abad ke 17, maka mulailah terjadi perpisahan antara filsafat dan ilmu pengetahuan. Dengan demikian dapatlah dikemukakan bahwa sebelum abad ke 17 tersebut ilmu pengetahuan adalah identik dengan filsafat.
Perkembangan ilmu pengetahuan semakin lama semakin maju dengan munculnya ilmu-ilmu baru yang pada akhirnya memunculkan pula sub-sub ilmu pengetahuan baru bahkan kearah ilmu pengetahuan yang lebih khusus lagi seperti spesialisasi-spesialisasi. Ilmu pengetahuan dapat dilihat sebagai suatu sistem yang jalin-menjalin dan taat asas (konsisten) dari ungkapan-ungkapan yang sifat benar-tidaknya dapat ditentukan.
Menurut sejarah kelahiran istilahnya, filsafat terwujud sebagai sikap yang ditauladankan oleh Socrates. Yaitu sikap seorang yang cinta kebijaksanaan yang mendorong pikiran seseorang untuk terus menerus maju dan mencari kepuasan pikiran, tidak merasa dirinya ahli, tidak menyerah kepada kemalasan, terus menerus mengembangkan penalarannya untuk mendapatkan kebenaran.

B.  RUMUSAN MASALAH
1.      Pengembangan Teori dan Alternatif Metodologinya
2.      Etika dan Pengembangan Ilmu dan Teknologi

C.  TUJUAN PENULISAN
1.      Mengetahui Pengembangan Teori dan Alternatif Metodologinya
2.      Mengetahui Etika dan Pengembangan Ilmu dan Teknologi






BAB II
PEMBAHASAN
A.   Pengembangan Teori dan Alternatif Metodologinya
Kesamaan antara ilmu pengetahuan dan filsafat, bahwa keduanya sama- sama mengejar kebenaran. Kebenaran yang ditemukan tidak sekedar demi kepentingan teori saja, melainkan demi kepentingan serta peningkatan hidup menusia seluruhnya. Perbedaannya terletak pada obyek yang diselidiki serta sudut tinjauannya terhadap obyek ilmu pengetahuan dari penyelidikan lahirlah ilmu- ilmu pengetahuan khusus, seperti ilmu bumi, ilmu alam dan sebagainya.
Kajian filsafat ilmu :
Ontology
Epistimologi
Aksiologi
Ilmu khusus yang sesuai dengan obyek kajiannya antara lain :
-          Metaphysica Generalis
-          Theodicia Naturalis
-          Cosmologia
-          Anthropologia Filosofica
-          Filsafat Biologie
-          Filsafat Psichologi
-          Filsafat Sosiologie
-          Epistimologi
-          Filsafat Etica
-          Filsafat Estetika
Metode dalam penyelidikan ilmu dan filsafat :
-          Metode histories
 -     Sistematis
B.  Etika dan Pengembangan Ilmu dan Teknologi
Etika adalah studi bagaimana seseorang harus memperlakukan manusia dan keberadaan yang lain, berisi identifikasi hak-hak yang dimiliki setiap entitas. Hanya saja perkembangan ilmu dan teknologi yang sangat pesat ini terkadang tidak sejalan dengan tujuan semuala yaitu menciptakan teknologi yang memberikan kemudahan tanpa menimbulkan kerusakan serta keinginan manusia yang cinta damai. Sebagai contoh adanya pengeboman, pemalsuan obat dan produk-produk, cloning yang tidak sesuai dan senjata nuklir penghancur masal.












BAB III
PENUTUP
A.  KESIMPULAN
Kesamaan antara ilmu pengetahuan dan filsafat, bahwa keduanya sama- sama mengejar kebenaran. Kebenaran yang ditemukan tidak sekedar demi kepentingan teori saja, melainkan demi kepentingan serta peningkatan hidup menusia seluruhnya. Perbedaannya terletak pada obyek yang diselidiki serta sudut tinjauannya terhadap obyek ilmu pengetahuan dari penyelidikan lahirlah ilmu- ilmu pengetahuan khusus, seperti ilmu bumi, ilmu alam dan sebagainya.
Etika adalah studi bagaimana seseorang harus memperlakukan manusia dan keberadaan yang lain, berisi identifikasi hak-hak yang dimiliki setiap entitas.
B. SARAN
Jika seseorang ingin membuktikan kebenaransuatu pengetahuan maka cara, sikap, dan sarana yang digunakan untuk membangunpengetahuan tersebut harus benar. Apa yang diyakini atas dasar pemikiran mungkin saja tidak benar karena ada sesuatu di dalam nalar kita yang salah. Demikian pula apa yang kita yakini karena kita amati belum tentu benar karena penglihatan kita mungkin saja mengalami penyimpangan. Itulah sebabnya ilmu pengetahan selalu berubah-ubah dan berkembang.


DAFTAR PUSTAKA
http://katakatatanpabahasa.blogspot.com/2012/09/filsafat-ilmu.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

khutbah Idul Fitri Paling Menyentuh

Khutbah Idul Fitri Pesan Pesan Penting Di Momen Idul Fitri Oleh : Binto, S.Pd اَ لسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَتُ للّٰهِ وَ بَرَكَاتُهُ ...