Bismillah
ketika keimanan terpuruk, terjatuh, lemah karena tenggelam
dalam maksiat, ketika hati condong kepada dunia dan perhiasannya,
kemudian mengabaikan urusan akhirat, karena tertipu oleh dunia dan
berbagai kesenangan di dalamnya. Ketika hati lalai dari mengingat allah
dan lebih suka mengingat yang bukan semestinya untuk di ingat. Dan
apabila hati merasakan ada sesuatu yang kurang, karena berbagai
kesenangan dunia, maksiat dan semacamnya tidak pernah merasakan
ketenangan. Berbagai tempat yang indah
sudah di kunjungi, berbagai pengalaman sudah pernah di rasakan, manis
pahitnya kehidupan sudah pernah di alami, tetapi tetap tidak terasa
ketenangan yang sesungguhnya. Lantas apa yang harus di lakukan ketika
berbagai kesenangan pernah di rasakan akan tetapi belum pernah mendapat
ketenangan karena hati yang lalai yang tenggelam dalam kemaksiatan.
Tanya pada dirimu, tadahkan tanganmu ke langit, khusyu' kan hatimu,
ketuk pintu langitnya dengan doa sembari tangismu, sebut namanya adukan
permasalahanmu padanya, angkat namanya dan sifatnya setinggi dan semulia
mungkin, lalu hinakan dirimu yang telah bermaksiat dan lalai dari
mengingatnya.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman : "orang orang
yang beriman dan hati mereka menjadi tenang. Ingatlah, hanya dengan
mengingat Allah hati menjadi tenang." Q.S ar-ra'd(13):28
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
khutbah Idul Fitri Paling Menyentuh
Khutbah Idul Fitri Pesan Pesan Penting Di Momen Idul Fitri Oleh : Binto, S.Pd اَ لسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَتُ للّٰهِ وَ بَرَكَاتُهُ ...
-
DIMENSI DAN ALIRAN PEMIKIRAN ISLAM A. Pengertian Dimensi dalam Islam (Islam, Iman, dan Ihsan) Islam adalah agama Allah...
-
Perjalanan Menuju Kampung Akhirat إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أ...
-
إِنَّ الْحَمْدَ لِلهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar